1.Takikardi supraventrikular paroksismal 2.Geletar atrium dan fibrilasi atrium 3.Sindrom sinus sakit 4.Denyut ektopik 5.Takikardi ventrikular 6.Blokade atrioventrikular 7.pertanyaan
bab1 jantung dan alat pacunya, bab2 penyakit jantung koroner, bab3 sindrom koroner akut, bab4 kolesterol, bab5 diabetes mellitus(bagianI), bab6 diabetes mellitus(bagianII), bab7 semangat hidup bersama(bagianIII), bab8 Obesitas diikuti berbagai macam penyakit, bab9 sindrom x, bab10 alzheimer-penyebab pikun
BAB 1 Pendahuluan, BAB 2 Mengenal alat reproduksi, BAB 3 Masalah pada wanita dan laki-laki, BAB 4 Penyakit kelamin, BAB 5 Penyebab dan akibat penyakit menular seksual, BAB 6 Dampak dan cara mengatasi penyakit menular seksual
Darah hal.9 ,Transfusi darah hal 17,penyakit sel sabit hal 56,penyakit hemoglobin C,S-C & E hal 61,leukemia hal 65,Hemofilia hal 84,kelainan sel plasma hal.134
Bab 1.Pendahuluan 2.Tujuan target kebijakan dan strategi 3.Kegiatan operasional 4.Pemantauan dan evaluasi 5.penutup
Bag.1 Pendahuluan Bag 2.Infeksi bakteri 3.Infeksi virus Bag 4.Infeksi parasit Bag.5 Sindrom penyakiy menular
Bab1,Dasar-dasar keperawatan jiwa,bab2 Teori stres dan adaptasi,bab3 teori psikobiologi,bab4 teori psikobiologi,bab5 rentang respons konsep diri,bab6 rentang respons kecamasan, bab7 berduka dan kehilangan,bab8 peningkatan dan pencegahan penyakit kesehata jiwa,bab9 pendidikan kesehatan jiwa pada keluarga
1.Apakah sebenarnya DBD 2.Ciri2 DBD 3.Diawali 4.Mengapa DBD di sebut penyakit serius 4.Mengapa DBD disebut 'penyakit serius 5. Mengapa penderita harus dibawa ke RS 6.Cara penyebaran DBD 6.Bagaimana cara penyebaran DBD 7.Apakah tanda2 DBD 8.Bagaimana kita membedakan gigitan nyamukDBD 9.Bagaimana kita bisa mengetahui,bahwa penderita terkena DBD 10.Semua demam bukan DBD dll
1.Duh tubub uretra 2.Ulkus genital 3.Duh tubuh vagina 4.Nyeri perut bagian bawah 5.Pembengkakan scrotum 6.Bubo inguinal 7.Konjungtivitas neonatorum 8.Tumbuhan vegetasi genital