Riset keperawatan sebagai karya ilmiah hlm 1, Teknik penyusunan proposal penelitian hlm 9, Studi pendahuluan dalam riset keperawatan hlm17, Merumuskan masalah dan tujuan riset keperawatan hlm 21, Metode penelitian keperawatan hlm 25.
BAB 1.KONSEP DASAR KESEHATAN JIWA 2.PROGRAM PELAYANAN KES JIWA DI INDONESIA DI INDONESIA 3.KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN JIWA 4.TANDA-DAN GEJALA GANGGUAN JIWA 5.PENGGOLONGAN GANGGUAN JWA DI INDONESIA 6.KONSEP ASKEP JIWA 7.ASKEP PAD PASIEN DENGAN BERBAGAI GANGGUAN JIWA 8.TERAPI PASIEN JIWA 9.TERAPI MODALITAS
Bab 1.Mekanisme trauma, 2.Resusitasi dan stabilisasi trauma, 3.Sistem trauma, 4.Cedera kepala, 5.Cedera tulang belakang, 6.Cedera wajah dan leher, 7.Cedera dada, 8.Cedera abdomen, 9.Cedera ortopedik, 10.Luka bakar dan cedera eksternal, 11.Trauma pada wanita, 12.Populasi khusus, 13.Perawatan kritis, 14.Cedera lingkungan, 15.Insiden dengan korban massal.
Falsafah dan paradigma keperawatan, Keperawatan sebagai profesi, Stres dan adaptasi, Sistem pelayanan kesehatan, Dinamika kelompok dalam keperawatan, perubahan konsep dalam keperawatan, proses keperawatan sebuah konsep dasar keperawatan.
Bab 11.Tren isu dan konsep dasar asuhan keperwtan komunitas, Bab 12.Penerapan asuhan keperawatan komunitas dalam pembeljaran lapngan, Bab 13.Konsep dasar kelurga dan asuhan keperwatan keluarga, Bab 14.Penerapan proses asuhan keperawtan keluarga dalam pembelajaran prktik lapangan, Bab 15.Konsep dasar,tren isu,dan proses penuaan dalam keperawatan gerontik konsep dasar keperawatan gerontik.
bagian 1 tren penelitian keperawatanrnbagian 2 masalah penelitian dan kerangka konseprnbagian 3 metodologi penelitian
1. Waspada terhadp ancmn patah tulang, 2. Mengenal Osteoporosis, 3. Tulng terus bertumbuh, 4. terjadinya osteoporosis, 5. Periksakan tulang secara berkala, 6. Pemeriksaan laboratorium, 7. Diet benar, tulang sehat, 8. olahraga teratur,tulang kuat, 9. Obat untuk osteoporosis, 10. Osteoporosis dapat dicegah, 11. Tanya jawab tentang osteoporosis.
Bab 14.Kebutuhan Oksigenisasi, Bab 15.Kebutuhan Cairan dan elektrolit, Bab 16.Kebutuhan nutrisi, Bab 17.Kebutuhan Eliminasi, Bab 18.Kebutuhan istirahat dan tidur, Bab 19.Prosedur pengobatn dalm keperawatan.
Bab 1. Proses keperwatn dan penerapannya dalm praktik keperawatan profesional, 2. Pengkajian, 3. Diagnosis keperawatan, 4. perencanaan, 5. implementasi, 6. evaluasi, pentingnya dokumentasi keperawatan, 7. Standar dokumentasi keperawatan, 9. dokumentasi pengkajian keperawatan, 10. dokumentasi diagnosis keperawatan, 11. dokumentasi rencana intervensi keperawatan, 12. dokumentasi intervensi kepera…
1. Pendahuluan 2. Pengertian dan komponen model praktik keperawatan profesional, 3. Model praktik keperawatan profesional FIKUI-RSUPNCM, 4. tahap persiapan, 5. Tahap pelaksanaan, 6. Tahap evaluasi, 7. Tindak lanjut.